Kamis, 30 Maret 2017

Budaya Disekitar Keluarga

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kali ini saya akan menceritakan kepada kalian budaya yang ada dalam kehidupan keluarga saya. Sebelum saya akan menceritakan budaya yang ada di kehidupan keluarga saya, saya akan menjelaskan terlebih dahulu definisi dari budaya atau kebudayaan.
Pasti dari kalian semua sudah pernah dengar atau sudah pernah baca definisi dari budaya.oke dari itu saya akan menjelaskan definisi budaya.

BUDAYA

suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni.

Budaya menurut saya adalah suatu pola hidup , pola pikir , dan adat –istiadat dari manusia yang mewariskan suatu budayan kepada generasinya dimulai dari para generasi masih baru lahir oleh orang tuannya.

Setelah saya sudah menjelaskan pengertian atau definisi dari Budaya. Lalu saya akan menceritakan budaya yang ada dalam keluarga saya . oke mulai saja saya akan menceritakannya.


DESKRIPSI BUDAYA SAYA.


Saya Hayu Pangestu, saya lahir dan besar di Bekasi, tepatnya di JatiAsih. saya dibekasi sudah 19th, saya bingung bagaimana menceritakan budaya yang ada di keluarga saya, saya aja lahir dan besar di bekasi. Ibu dan Ayah saya Lahir di Jakarta tetapi orang tua dari Ibu saya Asli Orang Toraja dan Semarang sedangkan Nenek saya atau orang tua dari Ibu saya juga pernah tinggal di Surabaya(jawa Tengah). Didalam budaya keluarga saya adalah :

1.  Kalo sedang Makan Tidak Boleh Berbicara.
    Katanya kalo kita makam sambil berbicari itu pamali kalo kata orang tua.
2. Tidak boleh Duduk Didepan Pintu buat para perempuan.
    Kalo para perempuan duduk di depan pintu itu sangat pamali karena takut tidak dapat jodoh.
3. Kalo Sedang berkerja tidak boleh setenggah –setenggah.
    Kalo yang satu ini, kalo kita memberisihkan sesuatu dengan setengg ah- setenggah  nanti jodohnya     berewokan gitu.

Kalo budaya di Toraja saya Cuma tau kalo orang yang sudah meninggal dikubur atau disimpan di goa yang bersejarah lalu keluarga yang sedang lagi berdukan itu harus melakukan perayaan tetapi dalam sejarah yang melukakn perayaan itu orang –orang yang mempunyaii kekayaan yang lebih, tetapi saya tidak tau apakah sekarang masih ada ada seperti itu di Toraja. Saya sendiri belum pernah pergi keToraja, Tetapi saya tau itu semua dari Nenek saya .

Oh iya Di Semarang juga ada budaya Pas Idul Fitri kita bersilaturahmi ke tetangga itu sehari sebelum idul Fitri atau hari raya dan juga disana sehabis kita sholat Idul fitri kita berkumpul dan berminta maaf sesama keluarga dan habis itu kita berkumpul di pemakaman keluarga besar di kaliwungu, Jawa Tengah untuk berdoa bersama di makam  Kanjeng Sunan Katong.


Itu saja budaya yang ada di kehidupan kelurga saya, saya tidak bisa menceritakan banyak karena saya kurang tau kultur budaya dari kelurga saya.


 

HAYUPANGESTU Template by Ipietoon Cute Blog Design