Minggu, 01 Juli 2018

MAINTENANCE DALAM PENGEMBANGAN SOFTWARE SYSTEM


             Software maintanence menjadi bagian dari keberlangsungan sebuah software (software sustainment). Software yang dapat di maintenance akan mendukung perusahaan dalam memecahkan solusi sesuai dengan perubahan lingkungan bisnis. Bila suatu software tidak dapat di maintenance maka sofrware tersebut tidak dapat mendukung kinerja dari perusahaan atau pengguna. Software maintenance menjadi sangat penting karena memberikan porsi yang besar dalam biaya lifecycle keseluruhan. Ketidakmampuan untuk melakukan perubahan software secara cepat dan reliable akan menyebabkan kehilangan peluang bisnis yang dimiliki.
Maintenance pada software perlu dilakukan dengan cara memonitor dan mengevaluasi kinerja pada software yang sudah ada.
Maintenance software perlu memperhatikan beberapa karakteristik:
Karakteristik
Sub karakteristik
Functionality: Software untuk menjalankan fungsinya sebagimana kebutuhan sistemnya.
Suitability,accuracy,interoperability, security
Reliability : Kemampuan software untuk dapat tetap tampil sesuai dengan fungsi ketika digunakan.
Maturity, Fault tolerance, Recoverability

Usability : Kemampuan software untuk menampilkan performans relatif terhadap penggunaan sumberdaya.
Understanbility,Learnability,Operability, Attractiveness
Efficiency : Kemampuan software untuk menampilkan performans relatif terhadap penggunaan sumberdaya.
Time behaviour, Resource Utilization
Maintainability : Kemampuan software untuk dimodifikasi (korreksi, adaptasi, perbaikan)
Analyzability,Changeability,Stability, Testability
Portability : Kemampuan software untuk ditransfer dari satu lingkungan ke lingkungan lain.
Adaptability, Installability

4 Jenis Kategori Maintenance dalam Software

1. Corrective maintenance, ini kita lakukan ketika sebuah bug ditemukan pada sistem dan kita harus melakukan perbaikan.
2. Adaptive maintenance, ketika sistem yang kita buat harus mengadaptasi perubahan pada environment dimana sistem tersebut berjalan. Misalnya, ketika membuat sebuah aplikasi Android, kita harus melakukan maintenance ketika versi Android di upgrade, agar aplikasi kita tetap compatible.
3. Perfective maintenance, ketika pengguna sistem atau stakeholder merubah requirement dari sistem yang kita bangun.
4. Preventive maintenance, ketika kita hendak meningkatkan kualitas sistem yang kita bangun atau hendak menanggulangi sebuah bug sebelum bug tersebut terjadi.


Aspek Kegiatan Maintenance

Beberapa aspek-aspek penting dalam perencanaan perawatan adalah:

1. Perencanaan adalah kegiatan untuk menjalankan fungsi. Aspek-Aspek penting dalam perawatan perencanaan :
a.       Penyusunan secara struktural kegiatan perawatan yang akan dijalankan
b.      Penyusunan sistem perawatan
c.       Kegiatan pengontrolan dan pencatatan
d.      Penerapan sistem perawatan dan pencatatan
Sedangkan faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam penyusunan perencanaan perawatan adalah ruang lingkup pekerjaan, prioritas pekerjaan, kebutuhan ketrampilan, kebutuhan tenaga kerja, kebutuhan peralatan dan kebutuhan material.

2.  Pemeriksaan, kegiatan pemeriksaan yang telah tersusun dengan teratur akan menjaga performa mesin dalam keadaaan optimal dan dapat berfungsi sesuai standar. Kegiatan pemeriksaan terdiri dari :
a.       Pemeriksaan operasional
b.      Pemeriksaan pemberhentian
c.       Pemeriksaan overhaul
3. Pemilihan komponen atau suku cadang merupakan kegiatan yang paling penting dalam menjalankan kegiatan overhaul. Dengan pemilihan suku cadang yang sesuai dengan spesifikasi mesin akan menjaga mesin tetap dapat bekerja dalam kondisi standar.

Manfaat Pemeliharaan Software
Ada beberapa manfaat dari pemeliharaan software, yaitu sebagai berikut :
1)      Dapat memastikan kesesuaian dengan kebutuhan fungsionalitas teknis software.
2)       Dapat memastikan kesesuaian kebutuhan pihak manajerial mengenai jadwal dan budget.
3)      Dapat meningkatkan efisiensi software berikut juga aktifitas pemeliharaannya.

sumber : 


 

HAYUPANGESTU Template by Ipietoon Cute Blog Design